Meluruskan Jalan, Menghadirkan Keadilan

Prabu Siliwangi

 

BAJAUINDONESIA.COM, Sumenep-Pulau itu hanya sebesar satu titik di peta. Banyak orang menjuluki pulau itu Sang Penghasil minyak bumi terbesar jawa timur.

banner 325x300

Sayangnya, selama puluhan tahun, sang penghasil minyak itu masih tertinggal khususnya dalam masalah kelistrikan. Warganya tak bisa mengakses listrik sepanjang hari. Padahal kekayaan alam dikeruk oleh perusahaan migas dari Bumi pulau ini. Keuntungan miliaran tentu sudah didapat dari pulau mungil itu. Tapi apa kontribusi perusahaan bagi masyarakat setempat, dan apa sokongan serta bantuan pemerintah bagi pulau itu? Lampu penerangan saja sangat minim. Hanya mengandalkan PLTS yang hanya mampu menyala sekitar 2 jam sehari semalam.

BACA JUGA:  Asal-Usul, Tradisi, dan Perubahan Suku Bajau

Nama Pulau sang penghasil minyak itu adalah Pulau Pagerungan, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur. Di pulau kecil ini, berdiri perusahaan raksasa yang bergerak di sektor Migas bernama PT KEI Ltd. (Kangean Energy Indonesia). Pulau Pagerungan ada dua, Desa Pagerungan Besar Ring I dan Desa Pagerungan Kecil Ring II.

Jarak kilometernya dari Sumenep apalagi ke Provinsi memang jauh. Namun, perspektif jauh-dekat semacam itu perlu kita ubah. Semua pulau di Indonesia jaraknya adalah nol kilometer dari Ibu Pertiwi. Beranjak dari perspektif jangan ada yang dinomorduakan, kami mohon mari wujudkan hak-hak dasar di Pulau Pagerungan dengan menghadirkan layanan listrik yang sepantasnya.

BACA JUGA:  Erni Bajau: STOP Premanisme Oknum Polisi di Kantor Polisi, STOP Bilang "Ayo Mengaku Saja''

Dalam hitungan matematis, pemberian layanan semacam itu bisa dianggap tak menguntungkan. Namun, Republik ini hadir bukan untuk memilah mana yang menguntungkan dan mana yang tidak. Republik ini tak dibangun dengan logika untung rugi. Republik ini berdiri dengan sebuah janji: menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Tanpa kecuali! Janji keadilan sosial bukan saatnya hanya jadi dokumen sejarah.

 

error: Content is protected !!