Bantah Dubes India, Sosiolog: Orang Hindu yang Bunuh & Bakar Muslim di India Itu Ekstrimis

Avatar

Bajauindonesia.com-Sosiolog Musni Umar membantah pernyataan Dubes India Pradeep Kumar Rawat menganggap Front Pembela Islam (FPI), Persaudaraan Alumni (PA) 212, dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-U) masuk dalam kategori kelompok ekstremis.

“Justeru yg ekstremis org2 Hindu yg bnh dan bkr Masjid Muslim di India,” kata Musni di akun Twitter-nya @musniumar.

banner 325x300
BACA JUGA:  Nama Bajau dan POSBI Menggema di Forum PBB di Jenewa Juli 2025: Ini Isu yang Disuarakan

Kata Musni, FPI, PA 212 dan GNPF-U yang demo di Kedubes India di Jakarta tidak pernah bunuh dan bakar rumah ibadah Hindu dan agama lain.

“Mrk yg demo di Kedubes tdk ekstremis-tdk pernah bnh dan bkr rumah ibadah Hindu dan agama lain,” jelasnya.
Selain itu, ia mengecam pernyataan Dubes India India Pradeep Kumar Rawat yang menyebut FPI, PA 212 dan GNPF-U sebagai kelompok ekstrimis.

BACA JUGA:  Amerika Serikat Membuat Film Bajau "The Call From the Sea," Menyingkap Suku Bajau di Sulawesi yang Terancam Punah

“Sy kecam keras Dubes India kalau benar dia mengtkn FPI dan PA 212 klmpk Ekstremis,” jelasnya.

error: Content is protected !!