Mengenal Suku Bajau, Tak Punya Kewarganegaraan Hidup Bagaikan Ikan

Avatar

Oleh Rero Rivaldi

Bajauindonesia.com: Sebagai negara kepulauan terbesar dunia, Indonesia dianugerahi budaya dan adat istiadat yang begitu beragam. Dari Sabang sampai Merauke, hidup ribuan suku dengan kebiasaan unik masing-masing. Namun salah satu yang paling unik mungkin adalah Suku Bajau atau dikenal juga dengan nama Bajo.

banner 325x300

Suku Bajau kabarnya banyak ditemukan di perairan Sulawesi. Namun beberapa sumber menyebutkan bahwa mereka sebenarnya termasuk suku nomaden atau senang berpindah tempat tinggal. Belakangan suku yang sering dijuluki ‘gipsi laut’ ini menjadi sorotan media Internasional karena perubahan fisik luar biasa.

Baca juga: Erni Bajau Melakukan Sosialisasi Pentingnya Pendidikan ke Desa Bajau Sulaho Kabupaten Kolaka Utara Sultra

Baca juga: Suku Bajau Termasuk 5 Suku di Dunia yang Memiliki Kemampuan Super

Suku Pengembara Lautan Asia

Potret anak Suku Bajau

Potret anak Suku Bajau via Instagram seasiaig

Sejumlah sumber menyebutkan bahwa mengembara lautan sudah menjadi tradisi Suku Bajau. Sejak 1.000 tahun lalu, mereka sudah mengarungi sebagian besar lautan Asia Selatan. Untuk bertahan hidup, orang Bajau menyelam di perairan bebas sembari berbekal tombak sederhana.

BACA JUGA:  Kapal Suku Bajau Negara Asing Tangkap Ikan di Perairan Indonesia Tidak Ditenggelamkan

Seiring berjalannya waktu, pengembaraan Suku Bajau membawa mereka ke perairan Indonesia. Banyak yang kemudian mendirikan perkampungan laut di sekitar pulau-pulau di Tanah Air. Beberapa di antaranya terdapat di Sulawesi. Namun sejumlah sumber menyebutkan suku ini juga bisa ditemui di kawasan Malaysia dan Filipina.

Fisik Luar Biasa Jadi Sorotan Dunia

Orang Bajo punya kemampuan berenang luar biasa

rang Bajo punya kemampuan berenang luar biasa via Instagram seasiaig

Keberadaan Suku Bajau sudah lama diketahui oleh masyarakat dunia. Mereka dikenal dengan kemampuan menyelam tangguh. Meski hanya menggunakan kacamata pelindung dari kayu, orang Bajo sanggup turun hingga 60 meter di bawah permukaan laut. Bahkan mereka juga bisa menahan nafas rata-rata selama 12 menit.

Kemampuan yang tergolong mustahil untuk manusia biasa tersebut lantas menarik minat para peneliti Barat. Mereka penasaran soal rahasia tangguhnya kemampuan fisik Suku Bajau

Potret Orang Bajo sedang menyelam

Potret Orang Bajo sedang menyelam via Instagram sumurdiladang

Pada 19 April 2018, pertanyaan tersebut akhirnya terjawab. Journal Cell, yang disusun sejumlah peneliti dan dipublikasikan New York Times, mengungkap bahwa orang-orang Bajo mengalami perubahan fisik yang membuktikan terjadinya evolusi manusia.

BACA JUGA:  Jejak Petualang Tran7 di Pagerungan Besar

Melissa Ilardo, salah seorang peneliti yang mengobservasi langsung Suku Bajau di Sulawesi, mendapati fakta bahwa penduduk asli setempat memiliki limpa berukuran 50 persen lebih besar dari rata-rata orang. Hal serupa juga ditemukan pada orang Bajo yang tidak berprofesi sebagai penyelam.

Menurutnya, hal ini mungkin terjadi karena gen keturunan mereka. Tak heran jika orang Bajo punya kemampuan menyelam luar biasa, bagaikan ikan yang berkelok-kelok bebas di lautan.

Suku Bajau di Indonesia

Pemukiman Suku Bajau

Pemukiman Suku Bajau via Instagram bajaujewellery

Suku Bajau sejatinya adalah suku nomaden atau pengembara. Namun seiring berjalannya waktu, tak sedikit di antara mereka yang memutuskan tinggal dan menetap di satu titik. Salah satu tempat di Indonesia yang jadi tempat bernaung orang Bajo adalah kawasan Taman Nasional Kepulauan Togean di Sulawesi Tengah.

Di dalam wilayah tersebut terdapat Pulau Papan, pulau yang paling banyak ditempati orang Bajo. Jika berkunjung ke sana, tak perlu kaget jika melihat sejumlah pemukiman unik dibangun di atas air.

BACA JUGA:  Suku Bajo Banggai Laut, Sulawesi Tengah
Sampan jadi transportasi penting

Sampan jadi transportasi penting via Instagram sumurdiladang

Sampan menjadi bagian penting dari kehidupan Suku Bajau. Selain digunakan sebagai alat transportasi, perahu kecil tersebut juga berguna membawa mereka ke titik penangkapan ikan. Hasil perburuan nantinya akan dijual untuk mendapatkan barang kebutuhan sehari-hari.

Meski terkesan sebagai suku primitif, nyatanya ada juga orang Bajo yang sudah mengenal kehidupan modern. Bahkan ada pula yang bekerja sebagai guru atau pegawai.

Itulah tadi sekilas mengenai fakta menarik dan sejarah asal-usul Suku Bajau. Tentunya adalah sesuatu yang membanggakan jika suku atau kebudayaan Indonesia mendapatkan sorotan dari masyarakat dunia.

berita diatas dirilis oleh:

https://travelingyuk.com/suku-bajau-manusia-ikan-indonesia/96571/

error: Content is protected !!